[MH] V.75 XL Opok Non Jabar

www.mbahhanif.site - Dengan Inject ini yang terbaru menggunakan versi 75, para mbah mbah tak usah kawatir akan tidak konekknya inject sebelumnya yaitu inject versi 72 dan 73 yang koid pada tanggal 01-07-2018 tepat pada pukul 11-00. Dengan sigap mbah hanif memperbaruhi inject yang saat ini terupdate terbaru ini. Dengan kerja sama tim yang saling berkesinambungan, maka inject versi 75 ini berhasil dibuat.
Dengan mengucap syukur alhamdulilah inject berhasil di buat dengan sangat menguras waktu yang sangat banyak dan script script yang di gunakan tidaklah sedikit untuk bisa sempurna. Untuk kedepannya inject terbaru ini bisa menjadi awet dan tidak coid seperti inject sebelumnya.

Syarat - Persyaratan
- Sc tidak dalam posisi tenggang/mati/hangus/rusak
- Sc Wajib opok (0 Pulsa, 0 Kuota)
- Sc baru/bekas paket OK
- Speed Kuda Liar
- All TKP kecuali Jabar
- Bitvise / Plink
- Proxifier
- Limit diatas 1 GB
- Tidak Rekomendasi untuk mendownload file Gajah
- Menggunakan SSH biasa (dropbear) biasanya port 80

[MH] V.75 XL Opok Non Jabar

- Mempunyai Host Server Premium
- Ukuran lebih minimalis
- Tidak ada Maximaze
- Berbentuk persegi panjang
- Terdapat Key
- Listen Port Manual (1234)
- Terdapat copyright
- Ringan (Tidak memakan ram banyak)
- Skins ubuntu
- Bisa di Tray
- Apabila di close Maka Akan Muncul Pemberitahuan
- Tidak Memakan Banyak Tempat
- Apabila Inject Masih Di Start Maka Akan Ada pemberitahuan
- Sunek On Of data
- Gambar warna warni
- @copyright mbahhanif.site

Larangan Keras!!!!
- Menonton Film Porn*, B*kep, Dan Lain ain (dosa tanggung Sendiri)
- No Narkoba, Sabu sabu- ektasi dan lain lain
- No Carding
- No Phising
- No Durhaka Kepada Orang Tua (berbakti kepada orang tua (recomended))
- No Begadang Entar Sakit
- No Emosi ( Cepet Tua Ntar :v)
- No Pedofilia
- No Torent
- No Jetw@ng (Jangan Di Search Di Google :v )
- No Sara
- No Politik
- No Serakah
- No Rakus
- No Insomnia

[MH] V.75 XL Opok Non Jabar Juli 2018

Injectnya Mati Mbah :(

Semoga Bermanfaat

2 Komentar untuk "[MH] V.75 XL Opok Non Jabar"